Medianusantara.site, WONOGIRI – Momentum libur panjang Hari Ulang Tahun atau HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan banyak warga untuk berlibur dan pulang kampung, salah satunya ke Wonogiri naik KA Batara Kresna.
KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat total 3.866 penumpang memanfaatkan layanan KA Batara Kresna relasi Solo-Wonogiri PP selama empat hari periode libur HUT RI, 14–17 Agustus 2026.
Hampir 1.000 orang, tepatnya 953 penumpang datang naik KA Batara Kresna di Stasiun Wonogiri selama periode tersebut. Sedangkan penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 806 orang. Ada yang datang untuk berlibur dan menikmati objek wisata yang ada di Kota Sukses dan ada pula yang pulang ke kampung halaman untuk berlibur.
Berdasarkan data yang diperoleh Espos, berikut perincian jumlah penumpang datang di lima stasiun yang dilewat KA Batara Kresna:
- Stasiun Wonogiri: 953 penumpang.
- Stasiun Purwosari: 749 penumpang.
- Stasiun Solokota: 141 penumpang.
- Stasiun Sukoharjo: 64 penumpang.
- Stasiun Pasar Nguter: 26 penumpang.
Sementara itu, untuk keberangkatan penumpang, Stasiun Purwosari memimpin dengan 875 penumpang, disusul ketat oleh Stasiun Wonogiri di posisi kedua dengan 806 penumpang.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan tingginya mobilitas warga menuju Wonogiri menunjukkan besarnya peran kereta api lokal dalam menghubungkan wilayah antarkota secara efisien dan hemat biaya.
Mendukung Konektivitas Antardaerah
“KA Batara Kresna menjadi salah satu kereta lokal favorit masyarakat, khususnya untuk perjalanan antara Solo dan Wonogiri. Selama long weekend HUT kemerdekaan, kami melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk menggunakan layanan kereta api lokal tersebut,” kata Feni kepada Espos, Jumat (21/8/2026).
Feni menambahkan kehadiran kereta perintis ini tidak hanya memfasilitasi kebutuhan transportasi harian warga, tetapi juga secara aktif mendukung konektivitas antardaerah serta aksesibilitas masyarakat menuju potensi wisata dan daerah di sekitar Wonogiri.
Guna menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan, Feni juga mengingatkan para penumpang untuk selalu mengecek dan memperhatikan jadwal perjalanan KA Batara Kresna. “Datang lebih awal ke stasiun keberangkatan dan patuhi seluruh arahan dari petugas di lapangan,” tutupnya.
Sebelumnya, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri, pergerakan penumpang moda transportasi kereta api di Stasiun Wonogiri menggunakan KA Batara Kresna mencatatkan pertumbuhan sepanjang triwulan II 2026 dibanding triwulan sebelumnya.
Berita Resmi Statistik (BRS) No. 21/08/3312/Th. XII yang dirilis BPS Kabupaten Wonogiri pada Selasa (4/8/2026) mencatat jumlah penumpang berangkat atau naik kereta api dari Stasiun Wonogiri pada Triwulan II 2026 mencapai 20.490 orang. Angka tersebut mengalami lonjakan sebesar 16,35 persen jika dibandingkan Triwulan I 2026 yang tercatat sebanyak 17.610 orang.
Di sisi lain, jumlah penumpang turun atau datang di Stasiun Wonogiri pada Triwulan II/2026 menyentuh angka 21.430 orang. Jumlah ini naik sebesar 11,43 persen dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 19.230 orang.
BPS Wonogiri dalam laporan yang sama juga mencatat KA Batara Kresna menjadi satu-satunya kereta api penumpang yang memiliki stasiun tujuan akhir di Wonogiri. Kereta ini telah berkembang menjadi salah satu alternatif favorit masyarakat untuk menunjang mobilitas Solo–Wonogiri karena faktor efisiensi, ketepatan waktu, dan tarif yang amat terjangkau.

Leave a Reply