IPI Kota Semarang Gelar Workshop & Raker di Unwahas, Dorong Pustakawan Adaptif

IPI Kota Semarang Gelar Workshop & Raker di Unwahas, Dorong Pustakawan Adaptif
Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Semarang menyelenggarakan Workshop Pelatihan dan Rapat Kerja (Raker), Selasa (29/9/2026), di Ruang Teater, Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas). (Istimewa)

Medianusantara.site, SEMARANG—Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Semarang menyelenggarakan Workshop Pelatihan dan Rapat Kerja (Raker) dengan tema “Menguatkan Kolaborasi Organisasi dan Meningkatkan Kompetensi Pustakawan melalui Pemanfaatan AI”, Selasa (29/9/2026), bertempat di Ruang Teater, Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pustakawan di Kota Semarang untuk memperkuat kolaborasi organisasi, meningkatkan kompetensi profesional, sekaligus memahami peluang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan layanan perpustakaan.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor I Unwahas, Dr. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, Dr. Nur Cholid menyampaikan perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan dan layanan informasi.

Menurutnya, perkembangan AI perlu disikapi secara positif dan adaptif oleh para pustakawan. Teknologi dapat menjadi instrumen pendukung untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus memperluas kualitas layanan kepada masyarakat.

“AI bukan untuk menggantikan peran pustakawan, tetapi menjadi instrumen yang dapat membantu pustakawan meningkatkan kualitas layanan, mengelola informasi secara lebih efektif, serta memberikan pelayanan yang semakin relevan bagi masyarakat,” ujar Dr. Nur Cholid.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI harus tetap dibarengi dengan kompetensi, etika, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis.

“Pustakawan memiliki posisi penting sebagai penjaga dan pengelola pengetahuan. Karena itu, di tengah derasnya arus informasi digital dan perkembangan AI, pustakawan harus semakin mampu menjadi information navigator bagi masyarakat,” tambahnya.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur legislatif dan pemerintah daerah yang memberikan perspektif mengenai pengembangan perpustakaan, kebijakan, serta peningkatan kompetensi pustakawan.

Keynote speech dalam kegiatan ini  Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, H. Mualim, S.Pd., M.M., M.H. Kehadirannya memberikan perspektif mengenai dukungan kebijakan dan peran strategis organisasi profesi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pustakawan di Kota Semarang.

Selanjutnya, Pemaparan dari narasumber lainnya memberikan wawasan mengenai arah pengembangan perpustakaan serta pentingnya transformasi layanan perpustakaan di tengah perkembangan teknologi informasi dan narasumber lainnya mengenai pemberdayaan dan peningkatan kualitas layanan perpustakaan.

Materi tersebut relevan dengan kebutuhan pustakawan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.

Selain workshop, kegiatan juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja IPI Kota Semarang. Rapat kerja menjadi momentum bagi organisasi untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi antaranggota.

Melalui forum tersebut, IPI Kota Semarang diharapkan semakin mampu membangun organisasi profesi yang dinamis, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan Workshop Pelatihan dan Rapat Kerja IPI Kota Semarang di Unwahas sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi profesi, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang perpustakaan.

Semangat kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi dan program pengembangan profesi pustakawan, sehingga perpustakaan semakin mampu menjawab tantangan transformasi digital dan kebutuhan masyarakat di era kecerdasan buatan. (NA)

Leave a Reply