FEB UNS Resmi Buka Prodi S-1 Ekonomi & Keuangan Islam, Terima Mahasiswa 2026

FEB UNS Resmi Buka Prodi S-1 Ekonomi & Keuangan Islam, Terima Mahasiswa 2026
Prosesi potong tumpeng dalam Grand Launching Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Jumat (22/5/2026). (Istimewa)

Medianusantara.site, SOLO — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi membuka Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam pada 2026. Peresmian dilakukan melalui Grand Launching yang dirangkai dengan talkshow bertema Syariah Future Talks: Literasi, Inovasi, dan Digitalisasi di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Jumat (22/5/2026).

Dekan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, mengatakan pembukaan prodi baru tersebut merupakan hasil proses panjang yang melibatkan berbagai pihak lintas generasi di lingkungan kampus.

Menurut dia, pendirian Prodi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam bukan semata capaian saat ini, melainkan kelanjutan dari gagasan yang telah dirintis para pendahulu.

“Keberhasilan launching ini merupakan proses keberlanjutan. Kami hanya melanjutkan serta merealisasikan harapan yang sudah dibangun oleh para pendahulu,” ujar Bhimo dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).

Bhimo juga menyampaikan apresiasi kepada tim pembentukan program studi, para dosen, serta sejumlah mitra yang terlibat dalam proses pendirian prodi, seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan berbagai lembaga ekonomi syariah.

Ia berharap kehadiran prodi tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi baru antara perguruan tinggi, sekolah, dan berbagai mitra strategis dalam memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Irwan Trinugroho, menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa angkatan pertama masih dibuka.

“Prodi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam masih membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri hingga 2 Juni 2026, dengan daya tampung sebanyak 60 mahasiswa pada tahun pertama,” kata Irwan.

Ia menilai prospek program studi tersebut cukup besar karena didukung sumber daya manusia yang telah dipersiapkan, termasuk dosen-dosen yang sebelumnya menjalani studi lanjut di bidang ekonomi Islam.

Irwan juga mengungkapkan prodi baru tersebut memperoleh dukungan hibah dana kemaslahatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Ini menjadi salah satu prodi baru di UNS yang sebelum diresmikan sudah memiliki gedung sendiri dan fasilitas pendukung yang lengkap. Dukungan terhadap program studi ini sangat luar biasa,” pungkasnya.

Leave a Reply