Komunitas di Klaten Berbagi Iftar 1.000 Porsi Ayam Bakar untuk Kaum Duafa

Komunitas di Klaten Berbagi Iftar 1.000 Porsi Ayam Bakar untuk Kaum Duafa
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Ustaz Handy Bonny secara simbolis membagikan iftar berupa paket ayam bakar di halaman Masjid Raya Klaten, Minggu (1/3/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Medianusantara.site, KLATEN – Yayasan Semangat Indowareg berbagi menu iftar atau buka puasa berupa 1.000 porsi ayam bakar kepada kaum duafa di Klaten, Minggu (1/3/2026) sore. Kegiatan itu digelar di halaman Masjid Raya Klaten.

Menu dibagikan menggunakan food truck Indowareg yang selama ini rutin dioperasikan untuk kegiatan berbagi makanan gratis yang menjadi program yayasan tersebut.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama pendakwah muda asal Kota Bandung, Handy Bonny, ikut hadir di lokasi. Keduanya tiba di lokasi mengendarai vespa bersama sejumlah pejabat di Klaten serta komunitas bersamaan kegiatan Ngabuburides.

Selain secara simbolis membagikan paket ayam bakar, Hamenang bersama Ustaz Handy Bonny membagikan 1.000 Al Qur’an dari yayasan Al Fatihah. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiah.

Jelang waktu berbuka, paket makanan dengan lauk ayam bakar mulai dibagikan. Paket ayam bakar mulai dibagikan dengan tertib. Antrean mengular menuju food truck pembagian makanan.

Ketua Yayasan Semangat Indowareg, Muhammad Arofiq mengungkapkan ayam bakar dipilih sebagai menu iftar yang dibagikan untuk mengangkat nilai lokalitas. “Karena memang kami itu ingin berangkat dari local wisdom di Klaten dengan salah satu kuliner yang dikenal ayam bakar,” kata Rofiq.

Kegiatan tersebut tak sekadar berbagi kebahagiaan. Rangkaian kegiatan juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi. “Momen ini kami istilahnya waktu para donatur dan penerima untuk ketemu, tatap muka secara langsung,” ungkap Rofiq.

Konsisten dengan Kegiatan Filantropi

Bupati Klaten Hamenang mengapresiasi Yayasan Semangat Indowareg yang selama ini konsisten dengan kegiatan filantropi. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menginspirasi bagi komunitas lain untuk menggerakkan kegiatan sosial.

“Harapan kami untuk masyarakat akan semakin bersemangat melaksanakan ibadah puasa Ramadan dan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” kata Hamenang.

Salah satu warga, Dewi, 48, mengaku bersyukur mendapatkan menu berbuka yang dibagikan Yayasan Semangat Indowareg. “Semoga tambah barokah dan donatur semakin bertambah,” kata warga Kecamatan Klaten Tengah tersebut.

Yayasan Semangat Indowareg sudah ada sejak 2021. Sebelumnya yayasan itu berbentuk komunitas yang diinisiasi para pengusaha muda Klaten. Ide warung makan gratis itu bermula dari keprihatinan saat pandemi Covid-19. Mereka kemudian sepakat merancang kegiatan sosial dengan berbagi makanan yang menjadi kebutuhan dasar setiap orang.

Aksi berbagi makanan itu dilakukan secara rutin. Dalam perkembangannya, aksi filantropi mendapat dukungan dari berbagai kalangan untuk berdonasi. Hingga kini, yayasan tersebut konsisten berbagi makanan gratis kepada kaum dhuafa melalui nasi boks Indowareg yang dibagikan setiap pekan.

Hingga kini, jumlah total nasi boks Indowareg yang dibagikan mencapai 138.176 bungkus. Selain kegiatan nasi boks, ada kegiatan lain yakni beras berkah Indowareg yang dibagikan rutin setiap bulan kepada 230 orang duafa. Masing-masing menerima 10 kg per bulan.

Para penerima tersebar di 24 desa wilayah Kecamatan Bayat dan Cawas. Program lainnya yakni wakaf sumur yang hingga kini sudah ada 11 sumur. Program berikutnya yakni mendukung UMKM melalui keguatan Sekobis atau sekolah bisnis yang diberikan secara gratis.

Leave a Reply